what a difference a day made

“What a difference a day made, twenty four little hours
Brought the sun and the flowers where there use to be rain
My yesterday was blue dear
Today I’m a part of you dear
My lonely nights are through dear
Since you said you were mine”

What a difference a day made, twenty four little hours, i need more hours!
So, saya baru saja memulai sebuah chapter baru dalam kehidupan saya. Ciyeehh. Chapter baru apa sih? Penasaran aja apa penasaran banget hayoo?? Buat yang penasaran pake banget gitu dehh, saya akan menceritakan hari-hari baru saya.

Jadi, semenjak tanggal 3 September bulan 2012, saya melanjutkan studi saya ke jenjang Master a.k.a Pascasarjana. Kalo ditanya “kok gak pengen kerja dulu, nha?”, well pengen sih kerja, tapi saya menyadari bahwa saya ini orang yang cenderung pemalas, jadi ketika semangat belajar saya sedang membara dan menggebu-gebu (ditambah si babeh juga setuju), saya memutuskan untuk melanjutkan studi saya. Ambil apa, nha? Ambil hatimu aja gimana? Eaa. Saya mencoba konsisten kepada bidang saya, pengen mendalami dunia Marketing sehingga saya memilih Ilmu Management dengan kekhususan Marketing. Gak pengen expand ke bidang lain? Pengen sih, tapi mengukur kesanggupan saya, di Marketing yang kata orang ‘mudah’ aja saya udah ngos-ngosan dan kurus (tapi boonk).

Then, kenapa blog ini harus saya kasih judul kaya gitu? Yaiyalah bok, kan suka-suka saya. Nggak gitu sih. Karena sebenernya, kuliah S2 ini bener-bener a whole new world buat saya. Udah setahun lebih saya gak belajar di kelas, tiba-tiba saya harus duduk manis dengerin dosen ngajar. Udah setahun lebih saya gak bermain-main dengan questionnaire, research, presentations, assignments, tiba-tiba saya harus bersahabat lagi dengan mereka. Udah setahun lebih saya gak bawa-bawa buku super tebel cetakan Pearson atau Prentice ditambah bawa laptop, tiba-tiba saya kembali ke rutinitas itu. DAN!!!! buat saya 24 jam itu gak cukup. Baca journals itu gak cukup cuma satu jam, 5 menit baca, tidurnya dua jam, gak cukup kan? (MENURUT ELL??)

Yes, my lonely nights memang sudah gak ditemenin lagi sama Drama Korea, tapi sekarang ditemani oleh Journals, Buku-buku berbahasa asing yang ya-gitu-deh, belum lagi harus google sana sini untuk bahan research, belum lagi laper, belum lagi mikirin kamu. Eh tapi kalo saya sibuk banget, kenapa sempet yaa nulis blog ini? Ya intinya cuma ngasih tau sih, jangan kangen kalo saya bakal lama gak nulis disini :”)

What a difference a day made, twenty fours little hours
Brought the assignments and presentations, where there use to be done
My yesterday was blue, dear
Today you are a part of me, dear
My lonely nights are through dear
Since you were mine……………….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s