nikah muda?

dear you my dearest reader…

pernah gak ngebayangin tentang menikah muda? menikah di usia early 20, ketika kita masih lucu-lucunya, ranum-ranumnya, bergejolak-gejolaknya? i did. dulu banget malah pernah pengen banget menikah setelah lulus S1, tapi sayang, ketika lulus S1 calon belum punya :p

menikah muda itu tempting banget buat saya. dulu sih ngebayanginnya begini “lucu kali ya kalo anaknya udah gede ntar, kita masih early 40an gitu, jadi masih berasa muda banget, terus anak gw bangga ‘eh emak gw muda banget yak?'” hahahaha. itu dulu sih ya. kalo sekarang mikirnya begini “udah capek pacaran, putus nyambung kayak lagu BBB, kalo emang udah yakin, udah niat, kenapa gak?” dan banyak hal lainnya yang membuat saya semakin pengen cepet menikah.

well, tapi ada satu hal yang harus saya consider dalam hal menikah muda. what is that? yaitu, apa saya sanggup? karena buat saya, menikah itu cuma bukan hari H ketika akad nikah (plus resepsi), tapi juga hari-hari berikutnya. bukan cuma setahun pertama, tapi juga tahun-tahun berikutnya. bukan cuma manis-manis manja di depannya, tapi juga pahit manis kehidupan rumah tangga berikutnya. menikah itu menyatukan dua orang, untuk bisa jalan sama-sama di titian kehidupan yang disebut rumah tangga. kalo yang satu udah oleng gak seimbang, yang satunya harus segera menangkap dan menyeimbangkan. kalo yang satu udah siap-siap lari dari titiannya, yang satu lagi harus siap-siap ngejar dan membimbingnya kembali… komitmen yang harus dijaga dan dijalani hingga maut memisahkan itu adalah hal yang masih jadi momok yang cukup menakutkan buat saya. kenapa? karena saya cuma mau menikah sekali, seumur hidup saya, dengan jodoh pilihan Allah, dengan yang mampu membuat saya jadi lebih baik setiap harinya, dengan yang mampu memadamkan bara api dengan tatapan dan senyumannya, dengan yang mampu membimbing saya menuju jalanNya…

but, deep inside my heart, saya terus berdoa, membulatkan tekad untuk segera menikah dalam rangka ibadah, menjauhi laranganNya dan melaksanakan perintahNya, dan meneruskan rantai kehidupan… niat tersebut saya jadikan pegangan, dan saya percaya Allah akan membukakan jalanNya kepada mereka yang memiliki niat baik untuk kehidupan… aamiin…

“ya Allah, nina pengen nikah muda…”

 

-nha-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s