damai itu masih ada :)

jadi kemarin dari tanggal 19-27 Februari, saya terbang ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah Umrah. well, i feel so blessed with this kind of experience. selama 7 hari di Tanah Suci (Madinah + Mekah) saya mengalami banyak sekali kejadian spiritual, yang insya Allah menambah iman saya terhadap agama… 🙂

dari kepergian saya selama 9 hari itu lah, saya menyadari satu hal, Tuhan menciptakan kita berbeda-beda, tapi dengan satu tujuan.. APA? bukan, bukan tentang menjadi kaya, menjadi hebat, menjadi sukses. tapi untuk mati… nah apa yang akan kita bawa ketika kita mati? harta? nggak, yang kita bawa amal ibadah kita. dan ibadah itu gak cuma tentang solat, tentang zakat, tentang puasa, tapi juga tentang bagaimana kita menolong sesama, berpikiran positif, bersyukur, ikhlas, sabar, dan masih banyak hal lainnya. dan dari hal-hal itu kita mengumpulkan bekal untuk hari dimana roh kita nanti akan diambil…

dari ibadah-ibadah yang kita lakukan itu, ternyata sebenernya (menurut saya ya) Allah itu punya tujuan untuk membuat umatNya hidup berdampingan, gak ada bentrok, dan apapapun yang terjadi Ibadah menyatukan umatNya di hadapanNya. misal sebagai contoh, setiap waktu solat, bukan cuma orang Indonesia atau Malaysia yang akan solat kan? ada orang Sudan, Mesir, Turki, India, atau negara2 Afrika sana, belom lagi kebanyakan mereka gabisa bahasa Inggris atau senggaknya bahasa Arab gitu. tapi ketika waktu solat, dengan bahasa tubuh aja mereka mengerti akan hal-hal kaya “majuan dikit donk” atau “geser donk” atau “awas, shaf nya ga ada loh itu”. Subhanallah… :”)

satu hal lagi yang membuat saya percaya bahwa kedamaian itu masih ada dan menjadi hak kita adalah ketika melihat ribuan orang bergilir untuk tawaf mengelilingi Ka’Bah. keindahan yang membuat hati bergetar. kenapa? karena sepenuh apapun Ka’bah, setiap orang masih punya space untuk bisa tawaf dengan tenang, meskipun harus ketemu orang Turki yang tinggi gede, atau orang Afrika yang kalo disenggol mbalesnya bisa bikin kita jatoh duduk. semuanya punya satu tujuan “menjalankan perintah-Nya”.

so, buat saya, damai itu masih ada selama kita semua punya satu tujuan. apa tujuan kita? Tuhan 🙂

 

 

-nha-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s