ilmu ‘parenting’, bukan nanti tapi sekarang (part 2)

melanjutkan pembicaraan kita mengenai 10 tanda kehancuran bangsa yang kemarin sudah dibahas, marilah kita lihat sekarang kelanjutannya…

***

6. Menurunnya Etos Kerja

Etos berasal dari bahasa Yunani; akar katanya adalah ethikos, yang berarti moral. Etos didefinisikan sebagai kecenderungan atau karakter; sikap, kebiasaan, keyakinan yang berbeda dari individu atau kelompok. Bahkan dapat dikatakan bahwa etos pada dasarnya adalah tentang etika. Contoh-contoh etos kerja antara lain, disiplin, bekerja keras, menabung, berhemat, dll. Saat ini kita akan sangat jarang menemukan anak-anak yang mampu mengerjakan sesuatu secara disiplin, atau setidaknya mau sedikit berusaha lebih keras untuk mencapai keinginannya.

7. Menurunnya rasa hormat kepada orang tua dan guru

Mungkin kita merasa bukan termasuk orang-orang yang tidak hormat kepada orang tua atau guru, namun lihatlah lebih dekat, anak-anak sekarang mulai tidak hormat kepada orang yang jauh lebih tua darinya. Contoh simplenya, kalau dulu kita saat kecil, jika bertemu dengan yang lebih tua akan bersalaman dan mencium tangan, namun anak-anak sekarang cenderung hanya melakukan sebatas bersalaman. Belum lagi, banyak anak-anak yang mulai melawan orang tua, bahkan mengeluarkan kata-kata kasar yang rasanya tidak pantas untuk dilontarkan kepada orang tua.

8. Menurunnya rasa tanggung jawab kepada individu dan/atau warga negara

Merasa bertanggung jawab akan sesuatu rasanya semakin jarang ditemukan pada anak-anak di sekitar kita. Salah mereka atau salah kita sebagai orang tua yang tidak menerapkan rasa bertanggung jawab tersebut kepada anak-anak? Menurunnya rasa tanggung jawab inilah yang pada akhirnya menimbulkan tindakan-tindakan vandalisme, dimana anak-anak akhirnya tidak merasa bertanggung jawab atas kerusakan yang telah mereka perbuat (coret-coret tembok rumah tetangga). Hal ini tentunya menuntut kita sebagai orang tua untuk melakukan kontrol sosial, dan tentunya menjadi orang tua sosial, orang tua bagi siapa saja, dalam rangka untuk melakukan kontrol tersebut.

9. Membudayanya ketidakjujuran (bohong)

Bohong, tidak jujur, kini semakin merajalela. Bukan tidak mungkin anak-anak itu menonton siaran TV Indonesia yang saat ini banyak berkeliaran ketidakjujuran, atau karena merasa terancam oleh kondisi dimana apabila dia jujur maka akan dimarahi… Disinilah sekiranya, orang tua seharusnya dapat mengajarkan anak untuk mengedepankan kejujuran. Apabila anak jujur, maka kita tidak akan marah. Apabila anak tidak jujur, hukuman cepat atau lambat harus segera dilaksanakan. Kejujuran adalah kunci utama anak-anak berkembang dalam lingkungan yang positif.

10. Adanya rasa saling curiga dan kebencian diantara sesama

Pernah merasa curiga? atau Benci? mungkin hal tersebut yang diam-diam kita ajarkan ke anak-anak kita, tanpa kita sadari. Sehingga anak-anak saat mulai bergaul mudah sekali di provokasi oleh hal-hal yang berbau kekerasan, dan kemudian muncullah bentrok, tawuran, kerusuhan. Menyebarkan kebencian kepada anak-anak lebih mudah daripada menyebarkan cinta dan kasih sayang.

***

dari sepuluh tanda-tanda kehancuran sebuah bangsa yang telah saya sebutkan, dapat kita lihat dan perhatikan bahwa hal-hal tersebut saat ini banyak terjadi di sekitar kita. Lantas, siapa yang harus kita salahkan? Tidak ada. Karena apabila kita menyalahkan diri sendiri, kita hanya akan semakin terpuruk tanpa pembenaran apapun. Maka sekarang, saat kita mampu kita harus melakukan gerakan sekecil apapun untuk memberbaiki apa yang tidak baik. Untuk tetap mendampingi, mengawasi, dan mendidik anak-anak, bukan hanya anak kita namun anak-anak di sekitar kita, agar mereka tidak memiliki satu karakter saja yang dapat menghancurkan sebuah bangsa.

 

 

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS An – Nisa, Ayat 9)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s