Berbagi Ceria Bersama…. Mereka :)

Mungkin agak telat untuk menceritakan tentang mereka, tentang semangat mereka, tentang senyum mereka, tentang mimpi-mimpi mereka, tapi yang gw tau pasti, minggu-minggu (yang meskipun buat gw masih bisa hitung pake jari) menghabiskan waktu bersama mereka adalah minggu-minggu berharga, yang membuat hidup gw jauh lebih berwarna.

suatu malam, seperti malam-malam lainnya, gw lagi browsing. dengan berhamburan tab sana-sini, gw pun melakukan ritual kepo-facebook gw. scroll. scroll. scroll. kemudian gw menemukan seorang temen kampus gw, Fahmi (thanks to you, fahmi, sudah mengenalkan gw kepada SIGI), share tentang pendaftaran volunteer Berbagi Ceria Bersama SIGI. to be honest, gw gak tau SIGI itu apa, ini volunteer ngapain, ini kegiatan kaya gimana, ini tempatnya dimana, tapi ntah kenapa gw memutuskan untuk…..DAFTAR! setelah daftar, jujur gw gak mengharap apa-apa. hidup biasa aja, sampe tetiba gw dapet sms + email dari SIGI, kalo gw diterima sebagai volunteer untuk acara mereka. dan mereka mengundang gw ke acara pembekalan volunteers. i got too excited… hari pembekalan itu, gw datang dengan senang, ketemu orang baru, teman baru. pembekalan hari pertama, it was a good thing to start. tapi sayang, di pembekalan kedua gw gak bisa hadir karena sakit flu berat…

setelah dua kali pembekalan itu, tibalah saatnya pembukaan Berbagi Ceria Bersama SIGI (BCBS). the day before, gw inget banget gw diundang buat siap-siapin acara, tapi memang karena hujan, jd acara itu nampaknya batal (soalnya gw harus pulang duluan). hari itu gw pulang gak dengan perasaan hampa, ada sesuatu yang menggelitik gw, yaaaaa, gw ketemu Tasya, dan gw mendengar cerita tentang dia. tentang dia yang kehilangan haknya sebagai anak, kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan, dan kehilangan haknya untuk hidup yang layak. (Alhamdulillah, Tasya ditemukan orang-orang baik yang membantu dia keluar dari kondisi itu)

Berbagi Ceria ๐Ÿ™‚

Hari H pembukaan BCBS, gw takut begitu melihat anak-anak yang banyak itu, dan jujur agak susah diatur. sementara you-know-lah, gw adalah orang yang teratur, dan sangat tunduk pada peraturan. tapi itu gak meluluhkan semangat gw. gak meluluhkan kenyataan bahwa, gw ada di antara orang-orang yang membawa gw ke dunia baru. that day, i found a single happiness, anak-anak yang masih polos, anak-anak yang ceria, anak-anak yang bersemangat, anak-anak yang penuh ingin tahu. that day, gw memutuskan untuk stay, untuk terus berbagi ceria bersama mereka.

membuat kepala pensil ๐Ÿ™‚
membuat boneka kaos kaki ๐Ÿ™‚

mungkin gw bukan kakak volunteer yang baik, kenapa? karena gw sering banget bolos. sebenernya bukan tanpa alasan. sebagai anak sisa satu di rumah, gw juga kadang harus memenuhi keinginan orang tua. it takes two to tango. jadi saat bener-bener gak ada halangan, gw datang dengan semangat untuk berbagi bersama mereka… berbagi apa? berbagi senyum, berbagi semangat, mengalirkan energi-energi positif kepada mereka, berbagi mimpi, berbagi ceria…

besarnya rasa ingin tahu mereka ๐Ÿ™‚
aku BERANI ๐Ÿ˜€

gw gak pernah menyesal. kalo orang tanya, kenapa gw harus rela jauh-jauh ke Penggilingan, gw cuma bisa senyum. gw pengen menceritakan apa yang gw rasakan, tapi rasanya, mereka yang bertanya harus merasakannya sendiri. betapa bahagianya bisa bertemu mereka. anak-anak itu. kakak-kakak pendamping yang lain. dan menjadi bagian dari keceriaan. keceriaan yang suatu hari, akan sangat gw rindukan… satu hal yang gw sesali adalah keterbatasan gw untuk hadir di tengah-tengah mereka karena kesibukan gw. sesal yang mungkin akan gw tebus nanti, saat ada kesempatan lain yang datang… dan gw tau, akan ada BCBS-BCBS lain yang akan gw hadiri, akan ada anak-anak lain yang akan gw temui, dan akan ada keceriaan-keceriaan lain yang akan gw bagi. hal-hal yang mungkin dengan uang, gak bisa dibeli. hal-hal yang cuma bisa kita beli dengan kerelaan kita, dengan keikhlasan kita, dengan jiwa kita…

terimakasih SegiLima, terimakasih SIGI, terimakasih adik-adik…

Hai Adik-adik, pasukan segilima yang lincah dan mandiri,
terimakasih untuk pengalaman berharga ini…
untuk semangat yang kalian alirkan dalam peredaran darah yang semakin menyempit ini
untuk keberanian yang kalian setrumkan dalam sendi-sendi yang hampir lelah ini
senyum kalian. semangat kalian. tawa kalian. keingintahuan kalian.
terasaย cukup untuk terus mengajarkan kakak satu hal, bahwa untuk bermimpi, kita tak perlu takut.
bahwa untuk mengejar mimpi, yang perlu kita lakukan adalah untuk terus berjalan. berani.

terimakasih untuk pengalaman ini. terimakasih untuk keceriaan ini.
semoga tawa kalian, semangat kalian, keberanian kalian, akan terus ada bersama kalian.
tersimpan dalam tempat paling aman, dalam jiwa-jiwa murni penuh suka.
sampai bertemu lagi, sampai bertemu lagi, kakak yakin kita akan bertemu lagi ๐Ÿ™‚

Salam,
-nina-

** For More Info **

twitter: @SIGI_news
facebook: SIGI – Sahabat Indonesia Berbagi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s