hidup yang sesungguhnya

Imam Hasan al-Bahsri, ulama generasi salaf terkemuka yang hidup di bawa asuhan dan didikan salah seorang istri Rasulullah yaitu Ummu Salamah pernah ditanya tentang rahasia zuhudnya. beliau menjawab:

Aku tahu rezekiku tidak akan bisa diambil orang lain. karena itu, hatikupun jadi tentram. Aku tahu amalku tidak akan bisa dilakukan oleh selainku, karena itu aku pun sibuk beramal. Aku tahu Allah selalu mengawasiku, karena itu aku malu jika Dia melihatku di atas kemaksiatan. Aku pun tahu kematian menungguku, karena itu aku mempersiapkan bekal untuk berjumpa dengan-Nya.

Masya Allah.
betapa manusia sesungguhnya dekat dengan kematian, dan apapun yang dilakukannya di dunia, seharusnya mampu menjadi bekal yang baik baginya di akhirat kelak. betapa kita sering lupa, bahwa kehidupan setelah mati adalah sesuatu yang lebih kekal daripada hidup di dunia ini.

maka, mengutip nasihat salah seorang teman:
“Dunia ini kecil, bila kamu tahu sesungguhnya akan ada kehidupan yang lebih besar setelah kamu mati. Dan apa-apa yang kamu lakukan di dunia ini, seharusnya dapat menjadi bekalmu untuk kehidupan setelah mati, di akhirat nanti. Dan segala sesuatu yang menurut kamu adalah ujian Allah, sebenarnya dia adalah nikmat Allah, untuk menjadikan kamu orang yang jauh lebih beriman”.

 

salam,
nina

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s