Jalan-jalan ke Sumatra Barat

Beberapa waktu yang lalu saya, suami, dan teman-teman mengunjungi Sumatra Barat (cuma Padang, Bukittinggi, dan sekitarnya sih) dalam rangka menghadiri pernikahan sahabat kami. Rencana awal sebenernya cuma kondangan aja plus jajan-jajan centil di sekitar Jam Gadang, tapi begitu menginjakkan kaki di Bandara Minangkabau, rencana kami berubah drastis. Meskipun cuma dua hari satu malam, tapi jalan-jalan kilat kali ini cukup menyenangkan, ditambah stok foto-foto buat di upload ke instagram jadi bertambah (#banciinstagram).

DSC_0429
Sebelum mendarat di Minangkabau International Airport

Setelah memutuskan rental mobil beserta supirnya selama dua hari, dan sang Uda Supir menawarkan jalan-jalan, maka kami pun berubah arah tujuan. Dua hari satu malam itu akan diisi dengan jalan-jalan sekitar Bukittinggi (setelah kondangan), ke Istana Pagaruyung, dan ke Danau Singkarak. Gak kebayang sih gimana perjalanan kami itu, tapi nyatanya kami berhasil mengunjungi banyak tempat dalam dua hari itu. Keren kan? *keprok2*

Yang menarik dari Sumatra Barat itu banyaaakkk. Selain makanannya yang enak, pedas, dan tentunya murah, Sumatra Barat menawarkan pemandangan-pemandangan yang jelas berbeda dari Pulau Jawa. Belum lagi yaaa, di Bukittinggi itu dingiiiinnn sekali…

1 Jam setelah mendarat di Padang, kami dikejutkan dengan harga Katupek Gule (Lontong Sayur Padang) yang harganya cuma 4000 rupiah, dan 6000 rupiah pakai telor. Jadi kami makan berempat itu cuma bayar 28.000! Di Jakarta, uang 28.000 itu cuma bisa buat makan sendiri loohh. Selama kami disana, kami gak pernah mengeluarkan uang makan lebih dari 150.000 untuk berempat… Seneng gak siiihhh? Hihihi.

Kalo pergi dengan dua teman saya ini, yang kebetulan juga suami-istri, urusan jalan-jalan gak bisa jauh-jauh dari yang namanya kuliner. Jaman kuliah dulu, kita berempat plus satu temen lagi yang sekarang udah pulang ke Surabaya sering banget hunting makanan enak keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bogor. Niat ya? Jadi memang salah satu tujuan ke Sumatra Barat adalah mencari Sate Padang yang enaaakkk. Nah Uda Supir ini ngerekomendasiin satu tempat Sate Padang yang katanya enak, namanya Mak Sukur, tapi sayangnya menurut lidah kami berempat rasanya biasa aja, kecuali dagingnya yang empuk banget. Malam pertama kami adalah keliling seputar Jam Gadang demi mencari sate padang idaman, tapi nampaknya malam itu kita belum berjodoh. Pagi di hari kedua, lagi-lagi kita keliling seputar Jam Gadang daaannnn akhirnya menemukan satu gerobak Sate Padang depan hotel yang enaaakkk, dan dagingnya gak cuma daging sapi aja tapi juga ada daging ayam. Karena temen saya ini emang doyan banget Sate Padang, jadilah dia sampe beli 2 porsi. Ckckck.

Di hari kedua itu juga kita bener-bener keliling. Mulai dari ngeliat Goa Jepang dan Ngarai Sianok (sayangnya gak foto-foto disini), terus melanjutkan perjalanan ke Pagaruyung selama 1 jam, di tengah perjalanan kami mampir ke Kiniko, pabrik pembuatan kopi khas Sumatra Barat dan juga cemilan khas sana. Begitu sampai di Istano Baso Pagaruyung, mata langsung dimanjakan dengan sebuah istana yang megah, langit biru yang indah, dan tentunya angin yang agak kencang. Dan ternyata, angin yang kencang itu juga masih ada ketika kita sampai di Danau Singkarak sekitar 1 jam kemudian.

Dari Danau Singkarak kami langsung menuju ke Padang. Oia, di Danau Singkarak kita juga beli Ikan Bilih. Ikan ini khas dari danau ini, konon katanya Ikan Bilih cuma ada di Danau Singkarak. Tapi si Bapak ngotot kalo Ikan Bilih itu mirip ikan Wader, apa jangan-jangan emang ikan wader tapi benihnya ditabur di Danau Singkarak? Yah itulah, kuasa Allah memang mengagumkan.

Padang ternyata macet. Akhirnya kita gak sempet kemana-mana karena kejar-kejaran dengan jadwal pesawat (yang kemudian ternyata Delay 1 jam!). Cuma mampir ke toko oleh-oleh makanan dan ngeborong keripik balado! Yups, jangan bilang keripik balado itu keripik sanjay yaaaa, karena bedaaaa! keripik sanjay itu cuma keripik singkong biasa, dan keripik balado itu keripik meraaahhh yang endeus ituuu… Hihihi.

Semoga suatu hari nanti bisa ke Sumatra Barat lagi dan mengunjungi beberapa tempat lain yang belum dikunjungi… Aamiin.

Happy Wedding, kak!
Happy Wedding, kak!
Jam Gadang, Bukittinggi
Jam Gadang, Bukittinggi
DSC_0515
Pemandangan di Kiniko
Kopi khas Sum-Bar
Kopi khas Sum-Bar
Istano Baso Pagaruyung
Istano Baso Pagaruyung
Narsis di Danau Singkarak :p
Narsis di Danau Singkarak :p
Langit di Istano Baso Pagaruyung. Liat benderanya? Kaya bendera Jerman ya? Itu tandanya ada Pesta Pernikahan
Langit di Istano Baso Pagaruyung. Liat benderanya? Kaya bendera Jerman ya? Itu tandanya ada Pesta Pernikahan

 

Cheers,
nina

Advertisements

2 thoughts on “Jalan-jalan ke Sumatra Barat

    1. kalo dari depan gak keliatan, mbak non. tapi di kafe2nya gitu baru keliatan pemandangannya bagus… ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s