365 Days

Source: www.globoforce.com
Source: http://www.globoforce.com

 

Sudah 365 hari jadi istri orang. Ciye. Ciye.

365 hari ini banyak banget yang udah berubah. Selain status, tapi juga kehidupan sehari-hari yang berubah. Kalo dulu mau pergi atau main, ya paling cuma ngasih pemberitahuan ke bapak & ibu, kalo sekarang harus minta izin suami dulu… Hahaha. Kalo dulu mau jajan tas baru itu bisa kapan aja, sekarang harus nanya suami dulu (syediii). Kalo dulu pulang malem itu harus sms ibu/bapak, sekarang harus telfon dia dulu dan menjelaskan kenapa harus pulang malam. Kalo dulu bangun pagi itu langsung sarapan sendiri, sekarang harus nyiapin sarapannya suami dulu. Dan masih banyak hal lain.

Kalo di atas itu masalah rutinitas aja, tapi juga banyak hal lain yang berubah. Kalo dulu gegabah, sekarang mulai belajar untuk lebih tenang, lebih bijaksana, lebih mikir, lebih merasakan, dan lebih sering ganti-ganti sudut pandang dalam melihat dan menilai semua masalah yang ada.

Saya dan suami belajar tumbuh bareng. Untuk lebih dewasa, untuk lebih bijaksana, untuk lebih fokus pada tujuan kita. Perjalanan ini baru berjalan 365 hari, masih ada ribuan atau puluhan ribu hari lagi yang harus dijalani dengan sabar dan ikhlas. Saya percaya, menikah itu bukan hanya sekedar mencintai, tapi juga menerima & memberi, mengasihi, menghormati, menghargai, dan saling mengingatkan.

Selamat hari ke 366, sayang! (Ciye.)

Advertisements

2 thoughts on “365 Days

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s