Menikah atau Lanjut Sekolah? I’ve Got Them Both!

Pagi ini menemukan sebuah link menarik yang di share salah seorang teman di Facebook, dan ternyata artikel itu adalah tulisannya Om @newsplatter 😀 (Tulisannya bisa dilihat disini).

Inti dari artikel ini adalah bagaimana anak perempuan jaman sekarang dihadapkan pada sebuah dilema antara menikah atau melanjutkan sekolah dan betapa mirisnya bahwa di zaman yang sudah amat-sangat keren ini, banyak orang yang masih berpikiran bahwa perempuan itu hanya bakalan berakhir di dapur. Padahal mengutip dari pernyataan mbak Dian Sastro, berkarir atau jadi ibu rumah tangga, wanita itu harus berpendidikan tinggi, karena ibu-ibu cerdas menghasilkan anak yang cerdas.

Saya, 4 tahun yang lalu…

Lulus dari S1 gak membuat saya puas diri, saya pengen lanjut sekolah lagi. Emang saya ini anak yang cenderung kemaruk (serakah) kalo soal belajar. Cih, padahal kalo baca jurnal pemasaran suka ketiduran.. Ditambah kejombloan dan kengenesan saya sebagai wisudawati waktu itu yang hanya didampingi kedua orang tua kaya ambil rapor itu, saya memutuskan buat lanjut S2.

Perdebatan sengit terjadi di belakang saya mengenai keputusan saya ambil S2. Saya sih tutup kuping aja, gak mau denger sih ya, cenderung males nanggepin.

“Jangan tinggi2 sekolahnya, nanti jodohnya tambah sulit” (YAMPUN, tau aja lagi jones a.k.a jomblo ngenes!)

“Ngapain sekolah lagi? Kerja aja dulu, cari jodoh di tempat kerja…” (yang saya tahu, di tempat kerja cari duit, bukan cari jodoh… kecuali kerja di biro jodoh)

“Sekolah terus, kapan dapet jodohnya???” (kapan-kapan…)

“Jangan sekolah terus lah, kita kan juga pengen dapet undangan…” (Undangan sunat?)

“Kenapa harus lanjut S2 sih, nanti ga ada cowo yang ngedeketin loh?” (duh, gak S2 aja udah jarang yang ngedeketin #sad)

“Ngapain lah sekolah lagi, kan kamu cita-citanya jadi ibu rumah tangga…” (hmmm…)

dan masih banyak lagi sih pernyataan-pernyataan yang saya nanggepinnya dari cuma ketawa-ketawa doank, sampe gebrak-gebrak meja……….. pas udah di kamar sendirian sih terus keingetan 😦

Buat saya, saya harus berpendidikan tinggi. Supaya anak-anak saya nanti punya semangat sekolah yang tinggi juga. Saya gak pernah ngebayangin dulu untuk bisa nyelesein S2 di usia semuda itu, tapi yang gak pernah saya bayangin sebelumnya adalah, saya wisuda S2 bareng sama suami… HAH?? Iya. suami….

10632755_10204638453592295_1783528524172528478_n
Wisuda setelah 1 minggu Menikah

Saya berhasil membungkam orang-orang yang underestimate, orang-orang yang berpikiran sempit bahwa perempuan yang berpendidikan tinggi itu bakalan sulit dapet jodoh. Saya ketemu suami saya memang di kampus, satu kelas, satu jurusan, sering satu kelompok belajar, bahkan saat bikin thesis pun kita satu dosen pembimbing. Tapi cinta bukan datang karena terbiasa, dari pengakuan suami saya, dia selalu merasa tercengang ketika ngobrol sama saya, dan dia selalu pengen punya pasangan yang pinter, karena dia percaya anak-anak pintar itu dihasilkan dari ibu yang juga pintar. Duh, terharu ya? Saya sih cuma bisa ketawa-ketawa GR pas suami bilang gitu.

10378132_10205182111663407_2169505885948356184_n

Hal tergila yang dilakukan suami saya adalah melamar saya dan menikahi saya,  lalu mengizinkan saya untuk berkarir, dan yang terakhir adalah dia selalu support saya untuk cari beasiswa Doctoral Program sesegera mungkin. Dia percaya bahwa setinggi apapun pendidikan saya, saya tetap bisa jadi istri yang baik dan akan pula jadi ibu yang baik buat anak-anak nantinya. Dia percaya bahwa, setinggi apapun pendidikan dan/atau karir saya, kodrat saya sebagai ibu dan istri itu akan tetap ada.

Buat saya, hal terpenting saat memutuskan sekolah atau menikah adalah berpikiran terbuka. Perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama, laki-laki jangan takut kalo perempuan berpendidikan lebih tinggi, dan perempuan jangan kemudian jadi merasa superior karena pendidikannya lebih tinggi. Banyak hal-hal yang menjadi ketakutan itu sebenarnya bisa dibicarakan, dengan pikiran terbuka dan hati yang luas.

Menikah atau sekolah? I’ve got them both. Kalian para perempuan juga pasti bisa! 😀

Advertisements

2 thoughts on “Menikah atau Lanjut Sekolah? I’ve Got Them Both!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s