Susahnya Tidur Berkualitas

Hari Jumat 18 Maret kemarin dirayakan sebagai hari Tidur Sedunia yang diselenggarakan oleh World Sleep Society. Hari Tidur Sedunia bukan berarti mengajak semua orang hanya tidur seharian, terus gak kerja terus tau2 besoknya gajian. Itu mah enak banget. Hahaha. World Sleep Society ini mengajak semua orang di 68 negara untuk becermin dan mengubah perilaku buruk dalam soal tidur.

Saya ini adalah contoh masyarakat yang berperilaku buruk dalam soal tidur.  Selain saya ini pelor, alias nempel molor, saya juga punya kebiasaan-kebiasaan yang sulit saya ubah mengenai tidur. Misalnya, saya sering banget set tidur dari jam 9, paling lambat jam 10, ujung-ujungnya saya baru tidur jam 1 pagi. Bangun jam 5. Jadwal tidur saya kacau banget lah pokoknya. Belum lagi kalo saya lagi stress, biasanya saya malah makan coklat atau minum yang manis2 sebelum tidur, padahal katanya seharusnya gak boleh makan/minum yang manis-manis 4 jam sebelum tidur! Eh, saya aja belum tentu misalnya stop makan manis jam 6 terus jam 10 saya tidur.. hiks.

Nah ini ada 10 tips cara tidur sehat yang saya ambil dari Beritagar (beritanya disini)

dan yang paling parah adalah saya seringkali menjadikan tempat tidur bukan sebagai tempat istirahat, tapi jadi tempat untuk nonton drama korea atau baca buku sampe larut. Haduh. Saya udah pernah berusaha tidur jam 9, tapi saya kebangun jam 1 pagi dan gak bisa tidur lagi sampe jam 3 pagi, dan berakhir saya ketiduran dan kebangun jam 8 pagi. Edan lah pokoknya jam tidur saya.

Ada yang punya saran supaya saya bisa memperbaiki jam tidur saya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s