Dear Kamu

Dear Kamu yang suka nanya “Udah hamil belum?” “kok belum sih?” etc,
you don’t know what we’ve been through.
the doctor.
the one strip line.
the medicine.
semuanya itu menakutkan bagi kami.
semuanya itu proses yang membuat kami jatuh-bangun, menangis, kecewa.

Dear Kamu yang suka bilang “ke dokter ini aja atau dokter itu aja, bagus loh…”
you just don’t know how it feels to tell every different doctors, again and again…
itu melelahkan. itu seperti kembali menyayat luka-luka yang pernah ada sebelumnya.

Dear Kamu yang suka bilang “yaampun, duit kamu kan banyak… ke luar negeri aja, disana dokternya bagus-bagus”
yang duitnya banyak itu Bapak saya.
and even tough he asked us to go, we won’t. karena kami gak mungkin terus-terus bergantung pada beliau.

Dear Kamu yang suka bilang “emang gak pengen punya anak?”
kita pengen banget.
kalo boleh air mata ini ditampung terus jadi janin, we would love to.

Dear Kamu yang suka nanya “cepet-cepet hamil donk, masa kalah sama si anu…”
apakah punya anak itu balapan marathon?
apakah hamil itu sebuah perlombaan yang setiap orang harus memenangkannya?

Dear Kamu yang suka bilang “sabar ya…”
thanks a lot.
terimakasih untuk dukungannya. terimakasih untuk tidak ikut-ikutan bertanya. terimakasih for considering my feeling. terimakasih.

 

regards,

si aku yang suka sedih kalo ditanya-tanyain

Advertisements

4 thoughts on “Dear Kamu

    1. *peluk balik*
      makasih mbak non…
      sekarang sih sudah pada tahap aku diemin aja. hahaha. lama2 kebal juga kayanya ya. semangat juga mba non!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s