Gen-Kekinian

Kita mengenal Baby Boomers, Gen-X dan Gen-Y dalam demographic cohort. Baby boomers adalah mereka yang lahir antara tahun 1946 – 1964, Gen-X adalah mereka yang lahir tahun 1960an hinggal awal 1980an, Gen-Y adalah mereka yang lahir antara tahun 1980an sampai 1990an.

Sekarang kita kembali mengenal Gen-Z, yaitu mereka yang lahir di tahun 95an ke atas. Mereka yang sekarang jadi dedek-dedek gemes. Hahaha. Gen-Z ini adalah mereka yang gak mengenal bagaimana kirim-kirim surat ke cinta pertama pake kertas yang disemprot minyak wangi kesayangan kita terusnya kita deg-degan sampe mau pingsan. Mereka yang gak bisa hidup tanpa smartphone dan tidak mengenal bagaimana wartel dulu adalah penyelamat rindu tapi bikin uang jajan habis. Mereka yang kalo mau kirim salam rindu atau kode-kode tinggal update status aja, bukan via acara radio kesukaan kita.

Secara business prospective, mereka inilah yang saat ini mulai jadi target market yang menguntungkan. Gen-Z yang juga disebut sebagai i-Generations adalah mereka yang tidak bisa hidup tanpa internet dan gadgetnya. Mereka juga adalah orang-orang yang bisa multitasks, ngerjain tugas sambil ngeliatin instastory atau sambil chat sama pacarnya. Mereka juga yang gampang menyerap informasi dan menerima update informasi dengan cepat.

Karena mereka adalah target empuk, maka kita juga bisa lihat pergeseran trend iklan yang dilakukan oleh para perusahaan yang menjadikan mereka business prospective-nya. Kebanyakan iklan sekarang mulai bergeser ke instagram, insta story, path, dan social media lainnya. Sebagai pemerhati iklan-iklan di social media, saya sempet kaget pas lagi liat instastory, terus tiba-tiba ada instastory dari salah satu brand yang saya gak follow masuk. Beginilah mereka menarget gen-z. Semudah itu.

Makanya, saya gak kaget lagi ketika duduk manis di Coffee Shop deket kantor dan melihat anak SMA pake tas katespade. Atau ketika sedang duduk santai di dessert cafe dan menemukan dedek lucu pake tas fossil, jam fossil, etc. Atau gampangnya, bagaimana banyak tempat wisata baru bermunculan di Indonesia dan jadi cepet terkenal, tentunya adalah karena persebaran informasi yang sangat cepat dan menyeluruh. Thanks to internet, and dedek dedek gemes yang dengan cepat menyebarkan informasi ini.

Gen-Z ini yang sering saya sebut sebagai gen kekinian. Mereka yang gak mau ketinggalan update, mereka yang gak mau kelihatan kuno, mereka yang gak mau dibilang gak gaul. Mereka yang akan jadi the next economy power in Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s