Adaptasi

Pernah gak sih kalian harus beradaptasi lagi dengan sesuatu yang baru, setelah terbiasa dengan sesuatu selama beberapa waktu?

Saya sedang beradaptasi dengan sesuatu yang baru, setelah harus merelakan sesuatu.

Karena adaptasi ini, saya sampe brain freeze. Macam robot ajalah. Bangun pagi, bersih-bersih rumah, sarapan, kerja, gym, pulang, tidur. Repeat. EH! Biasanya nonton drama korea, jeung? Nah itu! Bahkan drama korea yang katanya bagus aja, gak saya tonton… Bahkan, kadang menulis itu bisa jadi obat buat saya, tapi yaaa tahun ini saya jarang banget nulis kan? Hehe.

Rasanya lelah aja setiap hari, harus berjuang melawan kesedihan dan depresi. Iya, segitunya. Jeblok banget mental health saya selama beberapa bulan belakangan. Tapi sekarang, semuanya terus membaik.

Adaptasi ini rasanya gak enak banget, tapi saya harus bisa melawan semuanya kan? Keluar dari comfort zone itu emang gak enak banget sih, tapi terus mau gimana lagi? Karena gak selamanya comfort zone itu bener-bener bikin kita nyaman loh, tapi kadang diam-diam juga melukai kita.

Yups, sekarang saya jauh lebih baik. Terus membaik. Dan saya tahu saya akan menjadi pribadi yang lebih baik… Bahkan setelah badai aja ada pelangi kan ya? Hihi.

 

CHEERS!
nina

Advertisements

2 thoughts on “Adaptasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s