One Day Escape in Guangzhou

Oktober tahun 2019 lalu saya melakukan perjalanan bisnis selama 10 hari ke Guangzhou, Tiongkok. Berhubung ini benar-benar perjalanan bisnis yang diatur oleh kantor, ditambah satu direktur lain ikut dalam perjalanan bisnis ini, maka saya cuma punya satu hari libur yang benar-benar libur tanpa gangguan kerjaan.

Malam sebelum hari libur yang saya tunggu-tunggu itu, sepulang dari McDonalds untuk makan malam, saya pun membuat list tempat-tempat yang bisa saya kunjungi di Guangzhou. Saya juga mendownload map offline, karena saya gak beli paket internet disana. Percuma juga kan, paket internetnya harus dibarengi pake VPN supaya saya bisa akses media sosial. Berbekal list ini, saya pun tidur dengan tenang malam itu.

List One Day Trip Guangzhou

Pagi setelah sarapan di hotel, saya langsung keluar menuju stasiun metro yang letaknya gak begitu jauh dari hotel. Udah 7 hari di Guangzhou,  akhirnya saya bisa keluar hotel naik metro sendirian. Senang? Gak juga sih, karena kondisi stasiun metro yang padat, tidak bersih, dan hati yang deg-degan karena takut kebelet pipis… (tau kan ya permasalahan toilet di Tiongkok sana gimana?). Pun saya harus extra hati-hati mendengarkan pengumuman di dalam metro yang padat dan berisik, jangan sampai salah stasiun turun. Hehehe.

Niat hati, saya mau langsung menuju Masjid Huai Sheng, tapi karena masih agak pagi dan saya pengen sholat Dzuhur di Masjid Huai Sheng, maka saya memutuskan untuk mampir ke Dr. Sun Yat-sen’s Memorial Hall. Panas-panas jalan kaki, pas tiba di depan patung Dr. Sun Yat-sen, saya baru sadar kalo uang recehan saya di kantong jatuh entah dimana. Getir, saya cuma ambil beberapa foto di Dr. Sun Yat-sen’s Memorial Hall dan memutuskan ngadem dulu di Starbucks terdekat sambil cari internet dan liat maps. Ternyataaa, dari Dr. Sun Yat-sen’s Memorial Hall menuju Masjid Huai Sheng tidak begitu jauh kalo jalan kaki (di kamus saya tidak jauh itu kurang dari 5 km). Dan kalau saya jalan kaki, saya bisa sekalian melewati Temple of the Six Banyan Trees. Okeeee, saya pun meluncur.

Jalan kaki, sendirian, panas, di tangan kanan saya ada segelas starbucks dingin yang es nya udah meleleh semua. Beberapa kali orang juga memandang saya aneh, tapi saya terus jalan. Saya berhenti sebentar di depan Temple of the Six Banyan Trees, bingung karena ramai sekali. Ternyata hari itu saya kurang beruntung, karena di dalam temple sedang ada acara keagamaan, sehingga saya tidak boleh masuk. Maka saya pun langsung melanjutkan perjalanan saya menuju Masjid Huai Sheng.

Tiba di Masjid Huai Sheng, saya langsung dibuat kagum dengan arsitekturnya. Saya pun segera ambil wudhu, dan menunggu sekitar 20 menit hingga waktu sholat Dzuhur tiba. Rasanya siang itu indah sekali hati saya, bisa sholat Dzuhur di salah satu masjid tertua di dunia, masjid tersebut menurut catatan sejarah dibangun pada 1.300 tahun yang lalu. Dibangun oleh paman dari Rasulullah SAW, Sa’ad bin Abi Waqqas. Kisah kedatangan Sa’ad ke Cina bermula dari keberhasilan pasukan Muslim menaklukkan Persia di era Khalifah Utsman bin Affan (cerita disini).

Selesai mengambil beberapa foto di Masjid Huai Sheng, saya melanjutkan perjalanan saya dengan metro menuju tujuan saya yang lain: Shamian Island. Secara harfiah, Shamian artinya gumuk pasir, jadi Shamian Island adalah pulau buatan yang berada di Guangzhou. Di dalam Shamian Island, kita bisa menemukan banyak gedung-gedung sejarah peninggalan Song dan Qing dinasti, dan peninggalan Perancis dan Inggris. Lagi-lagi, saya gak begitu lama menghabiskan waktu saya disini, karena saya pengen banget ke tujuan akhir saya… Canton Tower!

Untuk menuju Canton Tower dari Shamian Island, saya harus transit metro dua kali. Perjalanan memakan waktu 45 menit, tapi begitu saya tiba di bawah Canton Tower, saya langsung senang sekali. Canton Tower merupakan salah satu menara tertinggi di dunia, dan mulai beroperasi pada tahun 2010 saat Asian Games berlangsung. Dengan tinggi 604 meter, dan terdiri dari 37 lantai, Canton Tower menjulang ke langit dengan cantiknya. Saya lupa berapa harga yang harus saya bayarkan untuk bisa naik ke Canton Tower, tapi karena saya saat itu sedang ikut Canton Fair, maka saya mendapatkan diskon 20% karena berhasil menunjukkan kartu keikutsertaan saya di Canton Fair.

Pulang dari Canton Tower, saya sempat mau mampir ke Beijing Road, tapi karena badan sudah lelah ditambah keesokan harinya saya akan ada meeting dengan salah satu perusahaan disana, saya pun memutuskan pulang. Hati senang sudah bisa berhasil jalan sendirian di Guangzhou, maka kembali malam itu saya tidur dengan nyenyak… 🙂

Dr. Sun Yat Sen’s Memorial Hall

 

Dr. Sun Yat Sen’s Memorial Hall
Masjid Huai Sheng
Masjid Huai Sheng
Masjid Huai Sheng
Shamian Island
Shamian Island
Canton Tower
Pemandangan dari Canton Tower
Guangzhou Metro
Guangzhou Metro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s